Wahyu Nubuat Akhir Zaman
Bacalah untuk Pelajaran Pekan Ini
Yl. 2: 28–32; Kis. 2: 1–21; Ef. 4: 11–14; Why. 12: 17; Why. 19: 10; Kis. 2: 36–42.
Ayat Hafalan"Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua-tua akan mendapat mimpi, teruna-teruna akan mendapat penglihatan-penglihatan. Juga ke atas hamba-hambamu laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu" ( Yoel 2: 28, 29).
Dalam beberapa undang-undang pemerintah terdapat "ketentuan matahari terbenam" (sunset provision). Istilah hukum ini tidak ada hubungannya dengan terbenamnya matahari. Sebaliknya, itu adalah klausul yang menetapkan berakhirnya undang-undang secara otomatis pada tanggal tertentu. Pemerintah menempatkan klausul seperti itu dalam undang-undang karena berbagai alasan.
Misalnya, mereka mungkin memberlakukan undang-undang tertentu yang membatasi hak-hak warga negara selama masa bahaya nasional. Pemerintah kadang-kadang akan menyertakan ketentuan matahari terbenam untuk membatalkan undang-undang ini pada tanggal tertentu guna memulihkan hak-hak warga negara mereka yang diambil untuk sementara waktu.
Apakah Allah menyertakan ketentuan matahari terbenam ketika Roh Kudus memberikan karunia nubuat pada zaman kuno? Apakah ada waktu sebelum kedatangan Yesus kembali ketika karunia ini akan berhenti beroperasi?
Pekan lalu kita belajar bahwa Allah berbicara melalui para nabi kepada umat-Nya pada saat-saat krusial. Pekan ini, kita akan meneliti karunia nubuat pada akhir zaman—fungsi khusus dan kelanggengannya—serta peran pelayanan kenabian Ellen G. White saat kedatangan Yesus yang kedua kali semakin dekat.
Pelajari pelajaran pekan ini untuk persiapan Sabat, 19 Desember.